Translate This?

Tuntutan Pada Sidang Kasus Penculikan Bayi

24/09/2013
Isi Penuntutan   
M E N U N T U T

Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman  yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan :

    Menyatakan terdakwa 1 DWI ENDARTI SUPARTININGSIH BINTI SUDARSONO SUPAR dan terdakwa 2 MARSAM BIN SADIMIN terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mereka yang melakukan , yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan yaitu memperdagangkan , menjual atau menculik anak untuk diri sendiri atau untuk dijual, sebagaimana diatur dalam dakwaan Kesatu Pasal 83 UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 55 ayat (1) KUHP .



    Menjatuhkan pidana terhadap 1 DWI ENDARTI SUPARTININGSIH BINTI SUDARSONO SUPAR dan terdakwa 2 MARSAM BIN SADIMIN dengan pidana penjara masing-masing selama 8 (delapan) tahun potong masa penahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda masing-masing sebesar Rp.60.000,000.00 (enam puluh juta rupiah) subsider 6 (enam) bulan kurungan.



     Menyatakan barang bukti berupa :

-      1(satu) buah hp merk nexcom warna silver

Di rampas untuk dimusnahkan

-      1(satu) potong selendang batik warna merah

-      1 (satu) buah botol dot merk pigeon warna bening

-      1 (satu) buah kempeng merk pigeon

Semuanya untuk dikembalikan kepada Saksi Dewi Nur Haryani.



    Menetapkan supaya  terdakwa dibebani membayar biaya perkara  Rp. 2.000-, ( dua ribu rupiah).

Dokumen Penuntutan   

Sidang Kasus Penculikan Bayi


Tanggal Pelimpahan   
Jumat, 26 Juli 2013
Jenis Perkara   
Lain-Lain
No. Urut   
364
Nomor Perkara   
364/PID.B/2013/PN.SLMN
Tanggal Surat   
Nomor Surat   
Jaksa Penuntut   
No    Nama    Alamat
1    SITI MAHMURAH NURUL CH,SH    Kejaksaan Negeri Sleman
Terdakwa   
No    Nama    Alamat    Status Penahanan
1    DWI ENDARTI SUPARTININGSIH BIN SUDARSONO SUPAR    Dukuh Rt.03/08 Kopeng, Getasan, Semarang Jawa Tengah    Penuntut
Ditahan
Tahanan Rutan
detil penahanan
2    MARSAM BIN SADIMIN    Komp Sidotopo Dipo Barat 6/35 Rt.08/03 Sidotopo Semampir, Surabaya    Penuntut
Ditahan
Tahanan Rutan
detil penahanan
Pengacara Terdakwa   
Pihak Dipublikasikan   
Ya
Dakwaan   

Terdakwa melanggar pasal 83 , 328, 330 ayat 1 , pasal 51 ayat 1 ke 1 KUHP
Dokumen Dakwaan   
Catatan Pendaftaran   


Tanggal Penetapan Majelis Hakim    
Jumat, 26 Juli 2013
Nomor SK Penetapan Majelis Hakim    
Majelis Hakim    
Hakim Ketua: SUTIKNA
Hakim Anggota 1: IWAN ANGGORO WARSITA
Hakim Anggota 2: AGUS ARYANTO
Tanggal Penunjukan Panitera Pengganti    
Jumat, 26 Juli 2013
Panitera Pengganti    
NUNUNG DIAH RETNO SAPTININGTRIAS
Tanggal Penunjukan Jurusita    
Jurusita    
Tanggal Penetapan Hari Sidang Pertama    
Selasa, 30 Juli 2013
Tanggal Sidang Pertama    
Rabu, 14 Agustus 2013

Tanggal     Tahapan     Proses     Keterangan
Jumat, 26 Juli 2013     Pendaftaran     Pendaftaran Perkara    
Jumat, 26 Juli 2013     Penetapan     Penetapan Majelis Hakim/Hakim    
Jumat, 26 Juli 2013     Penetapan     Penunjukan Panitera Pengganti    
Selasa, 30 Juli 2013     Penetapan     Penetapan Hari Sidang Pertama    
Selasa, 22 Oktober 2013     Putusan     Putusan    
Kamis, 07 November 2013     Putusan     Pembuatan Minutasi

No    Tanggal    Jam    Agenda    Ruangan    Alasan Ditunda    Keterangan
1    14/08/2013    09:00 s/d 09:20    Sidang Pertama    RUANG SIDANG IV    belum ditunjuknya Penasehat Hukum   
2    21/08/2013    09:00 s/d 10:05    dakwaan     RUANG SIDANG IV    pemeriksaan saksi   
3    28/08/2013    09:00 s/d 10:55    pemeriksaan saksi    RUANG SIDANG IV    pemeriksaan saksi   
4    03/09/2013    10:00 s/d 11:20    pemeriksaan saksi    RUANG SIDANG IV    tuntutan   
5    10/09/2013    09:00 s/d 10:30    tuntutan    RUANG SIDANG IV    Jaksa Penuntut Umum belum siap dengan tuntutannya.   
6    17/09/2013    09:00 s/d 09:40    tuntutan    RUANG SIDANG IV    Jaksa Penuntut Umum belum siap dengan tuntutannya   
7    24/09/2013    09:00 s/d 09:30    tuntutan    RUANG SIDANG IV    Penasehat Hukum Terdakwa mengajukan pembelaan   
8    01/10/2013    09:00 s/d 09:35    pembelaan dari Penasehat Hukum Terdakwa    RUANG SIDANG IV    Replik dari Penuntut Umum   
9    08/10/2013    09:00 s/d 10:00    Replik dari Penuntut Umum    RUANG SIDANG IV    putusan    
10    22/10/2013    09:00 s/d 10:05    putusan    RUANG SIDANG IV   


http://cts2.pn-sleman.go.id/perkara_detil/perkara_detil.php?script_case_init=1&script_case_session=aab748932800ffaa4f61c94678b52dc9&nmgp_url_saida=/perkara_list_all/perkara_list_all.php&nmgp_parms=perkara_id*scin1842*scout&nmgp_parms=perkara_id*scin1842*scoutvar_redirlist*scinperkara_list_all*scout&nmgp_parms=perkara_id*scin1842*scoutvar_redirlist*scinperkara_list_all*scoutvar_mode*scin*scout

POLSEK DEPOK TIMUR AMANKAN SEPASANG KEKASIH PELAKU PENCULIKAN BAYI

POLSEK DEPOK TIMUR AMANKAN SEPASANG KEKASIH PELAKU PENCULIKAN BAYI download pdf


Kepolisian Sektor Depok Timur, berhasil membekuk sepasang pelaku penculikan bayi Selasa (21/05) dini hari tadi. Pelaku, DIS wanita (23th) warga Magelang, menyaru sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di rumah Dewi Nurharyani, warga Mancasan Kidul, Condongcatur. 

Ia baru sekitar dua minggu bekerja di rumah tersebut, hingga kemudian memutuskan melarikan Andrew Dominic Wikan (1), anak dari Dewi Nurharyani ke Magelang Jawa Tengah (Jateng) dan meminta tebusan Rp. 270 juta. 

Menurut penjelasan Kapolsek Depok Timur, Kompol Qori Okto Handoko, bahwa dalam melakukan aksinya, Dwi dibantu Marsam, warga Surabaya yang merupakan pasangan prianya. Menurut pengakuannya, pelaku hendak menggunakan uang itu untuk biaya menikah.

Keberhasilan penangkapan tersebut, tak terlepas dari upaya skenario pihak kepolisian yang berkomunikasi dengan orangtua si bayi setelah memeroleh laporan penculikan. Sejak bayi itu dibawa pada hari Senin (20/5) jam 9 pagi, si pelaku terus berkirim pesan dengan ibu bayi. Polisi memeroleh petunjuk keberadaan pelaku melalui SMS yang terus dikirimkan pelaku, hingga akhirnya berhasil dibekuk di sebuah tempat di Magelang.

Pelaku sempat mengancam hendak membawa bayi tersebut ke Batam untuk selanjutnya dijual kepada seorang warga Singapura. Serta menurut pelaku, bayi itu akan segera dikembalikan setelah uang dikirim. Lanjut Kapolsek dalam keterangannya "Sementara ini, masih kami kembangkan apakah termasuk sindikat atau bukan,".

Polisi juga menemukan fakta yang bisa digunakan untuk menelusuri motif para pelaku. Karena sejak awal bekerja, pelaku tidak pernah mau memberikan identitas diri. Untuk itu, ia mengimbau warga masyarakat untuk mewaspadai siapapun yang enggan terbuka mengenai identitas dirinya.

ketika diglandang ke Mapolsek, Dwi hanya tertunduk lesu. Sementara Marsam, pasangannya, mengalami sejumlah luka di bagian wajah. ini dikarenakan pelaku sempat berusaha kabur kemudian dilumpuhkan petugas.

Search This Blog

Popular Posts